Sabtu, 10 November 2012

ket tugas database

database ini bertujuan mencatat data transaksi penjualan motor secara tunai/kredit beserta angsuran perbulannya, sehingga kita dapat memantau jumlah angsuran berdasarkan jangka waktu angsuran yang telah ditetapkan.

database ini terdiri dari:
Table :

1. Data Kendaraan
Mencatat data-data kendaraan yang akan dijual

2. Angsuran Kredit
Mencatat jumlah angsuran perkendaraan berdasarkan jangka waktu angsuran
3. Data Transaksi
Mencatat data penjualan kendaraan dan penentuan DP kendaraan dan jangka waktu angsuran

Tutorial:
Jadi pada saat seorang ada yang ingin membeli sebuah kendaraan , OP(yang mengoperasikan komputer) masuk ke tabel penjualan. Di inputkan yang sudah tersedia, apabila pelanggan ingin mengangsur masuk ke tabel angsuran masukan datanya.

Read More …

Tugas Remidi

1. a. Information technology (teknologi informasi - TI) adalah istilah untuk mendeskripsikan teknologi -teknologi yang memungkinkan manusia untuk:
mencatat (record )
menyimpan (store)
mengolah (process)
mengambil kembali (retrieve)
mengirim (transmit)
menerima (receive )
    à  informasi
    b.Hardware (HW)
CPU, memory, I/O device, interconnector
        •Software (SW)
OS, package application, user application
        •Firmware (FW)
instruksi disimpan permanen dalam  ROM
        •Brainware (BW)
end user, programmer, analyst, manager, DBA
        •Infoware  (IW)
           –user manual, SOP, cyber law
2. Industri
Di bidang industri, komputer telah digunakan untuk mengendalikan mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi, misalnya Computer Numerical Control (CNC) pengawasan numerik atau perhitungan, Computer Aided Manufacture (CAM), Computer Aided Design (CAD), yaitu industri untuk merancang bentuk (desain) sebuah produk yang akan dikeluarkan pada sebuah industri atau pabrik. Misalkan sebuah mesin serbaguna dalam industri logam sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan jika dibayangkan dikerjakan secara manual akan sangat sulit dikerjakan. Banyak pula industri garmen yang dilengkapi dengan kendali komputer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat bordir, dan sebagainya.
     Bisnis
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).
 
      Pemerintahan
Hampir setiap perkantoran maupun instansi pemerintah telah menggunakan komputer. Penggunaannya mulai dari sekedar untuk mengolah data administrasi tata usaha, pelayanan masyarakat (public services), pengolahan dan dokumentasi data penduduk, perencanaan, statistika, pengambilan keputusan, dan lain-lain. E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government). Bahkan saat ini dengan adanya e-government, komputer memiliki peran yang sangat penting bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi berbagai kebijakan, melakukan pemberdayaan masyarakat, termasuk kerjasama antar pemerintah, masyarakat, dan pelaku bisnis, memperkenalkan potensi wilayah dan parawisata, dan sebagainya.

3. kemudahan DBMS
a. mengurangi redundansi data yang sama pada beberapa aplikasi cukup disimpan sekali saja.
b. menghindarkan inkonsistensi karena redundansi berkurang, sehingga umumnya update hanya sekali saja.
c. terpeliharanya integritas data data tersimpan secara akurat.
d.data dapat dipakai bersama-sama data yang sama dapat diakses oleh beberapa user pada saat bersamaan.
e.memudahkan penerapan standarisasi menyangkut keseragaman penyajian data.
f.jaminan keamanan data hanya dapat diakses oleh yang berhak.
g.menyeimbangkan kebutuhan dapat ditentukan prioritas suatu operasi, misalnya antara update (mengubah data) dengan retrieval (menampilkan data) didahulukan update
Read More …

Kamis, 11 Oktober 2012

Tugas (Basis Data)


1. KONSEP BASIS DATA
  • Data
            Fakta tentang sesuatu di dunia nyata yang direkam dan disimpan dalam bentuk teks, gambar, angka, bunyi ,symbol, dll di dalam media komputer
  • Basis Data
            Koleksi dari data-data yang terorganisasi sedemikian rupa sehingga data mudah disimpan dan dimanipulasi (diperbaharui, dicari, diolah dengan perhitungan-perhitungan tertentu, dan dihapus)
  • Informasi
            Data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memiliki makna tertentu bagi pengguna.
data memiliki cara pandang :

  1. Peringkat Fisik (terendah) : mendeskripsikan struktur data yang digunakan, pola representasi bit dsb, yang akan disimpan dalam penyimpanan fisik. 
  2.  Peringkat Logika : medeskripsikan data apa yang disimpan di basis data dan hubungan apa yang ada antara data-data tersebut. 
  3.  Peringkat Pengguna (tertinggi) : menyederhanakan interaksi pengguna dengan sistem dalam bentuk GUI dakan aplikasi sistem basis data.
2. KOMPONEN BASIS DATA
  • Perangkat keras
DATABASE dan aplikasi memerlukan perangkat keras agar dapat berjalan. Perangkat keras ini dapat berkisar dari sebuah komputer pribadi, ke sebuah mainframe, ke sebuah jaringan dari komputer. Perangkat keras tertentu mungkin diperlukan tergantung pada kebutuhan orgranisasi dan DATABASE yang digunakan. Beberapa DATABASE hanya dapat berjalan pada perangkat atau sistem operasi tertentu, sedangkan lainnya dapat berjalan pada sistem operasi atau perangkat keras yang bervariasi.
  •  Perangkat lunak

Komponen perangkat lunak terdiri dari perangkat lunak DATABASE itu sendiri dan program aplikasi, bersama dengan sistem operasi, meliputi perangkat lunak jaringan jika sebuah DATABASE melalui sebuah jaringan. Secara khusus, program aplikasi ditulis dalam bahasa pemrograman generasi ketiga (3GL), seperti ’C’, C++, Java, Visual Basic, ataupun menggunakan bahasa pemrograman generasi keempat, seperti SQL, yang tertanam dalam bahasa pemrograman generasi ketiga. 11 DATABASE juga menyediakan akses kontrol terhadap basisdata antara lain:
a. Security System, gunanya adalah untuk mencegah user yang tidak memiliki wewenang untuk mengakses basis-data.
b. Integrity System, memelihara konsistensi data yang tersimpan.
c. Concurrency Control System, memberikan akses bersama pada basis-data.
  • Data

Data merupakan komponen terpenting dalam lingkungan DATABASE jika dilihat dari sudut pandang end user. Data berperan sebagai jembatan yang menghubungkan komponen mesin dengan komponen manusia. Basis-data mengandung data operasional dan metadata yaitu data tentang data. Struktur dari basis-data disebut dengan skema.
  •  Prosedur

Prosedur adalah instruksi dan aturan yang mengatur perancangan dan kegunaan dari basis-data. User dari suatu sistem dan staf yang mengatur suatu basis-data memerlukan prosedur terdokumentasi tentang bagaimana menggunakan atau menjalankan sistem. Prosedur ini mungkin terdiri dari instruksi tentang bagaimana untuk:

- Masuk ke suatu DATABASE.
- Menggunakan fasilitas tertentu dari DATABASE atau program aplikasi.
- Memulai dan menghentikan DATABASE.
- Membuat salinan back up basis-data.
- Menangani kesalahan perangkat keras atau perangkat lunak. Meliputi prosedur tentang bagaimana mengidentifikasi komponen yang bermasalah, memperbaiki komponen yang bermasalah tersebut dan melakukan recovery pada basis-data.
- Mengubah struktur dari suatu tabel, menata kembali basis-data pada multiple disks, meningkatkan performa, atau menyimpan data ke media penyimpanan kedua.
  •  Manusia

Merupakan komponen terakhir yang terlibat dengan sistem. Peran manusia dalam lingkungan DATABASE antara lain: data administrator dan basis-data administratorlogical basis-data designer dan physical basis-data designer, application developer dan end-user.
Read More …

Merakit PC


Langakah -langkah Merakit Personal Computer

Komponen perakitan komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah



Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena tiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.


Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.


Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.  

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Tiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

 

Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk tiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi tiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada tiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.


  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk tiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/ 
Read More …

Komponen - komponen PC

Pengertian dan fungsi dari komponen" hardware komputer 


Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.







Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).



Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts









Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.


Mouse Adalah suatu alat untuk menggerakan kursor. Kursor ini biasanya berbentuk panah yang berfungsi untuk memilih program atau mempermudah untuk membuka suatu program atau aplikasi di dalam komputer.







RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi. pengertian ram lebih detail




POWER SUPPLY Berupa kotak tegangan listirik yang menempel pada bagian belakang setiap CPU Komputer dan memiliki kabel power yang akan disambungkan ke komponen hardware yang ada di dalam CPU. Power supply ini juga memasok listrik energi untuk satu atau lebih beban energi.







 Fungsi
 - Mengubah tegangan AC menjadi DC
 - Menyuplai tegangan listrik DC ke komponen yang membutuhkan arus dan tegangan pada motherboard.
 - Mengendalikan arus listrik/tegangan agar tetap terjaga.


MOTHERBOARD Berbentuk papan (board) elektronik utama yang mempunyai beberapa slot individual yang bisa dipasangkan untuk board lain, mulai dari prosesor, memori, sound card, display adapter, dan sebagainya. Di antara slot pada mother board, terdapat slot yang khusus digunakan untuk pemasangan prosesor yang dinamakan soket dan slot 1. Motherboard memiliki beberapa jenis soket yang berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan jenis prosesor.


Fungsi
 - Tempat meletakkan atau memasang berbagai komponen, misalnya prosesor,memori,sound card, vga card, dsb.
 - Media transfer data dari komponen yang bekerja di dalam komputer.
 - Mengatur daya listrik pada setiap komponen pada motherboard


PROSSECOR (CPU) Adalah komponen berupa chip atau IC berbentuk persegi empat yang merupakan otak dan pengendali proses kinerja komputer, dengan dibantu komponen lainnya. Satuan kecepatan prosesor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz (1000 Mega Hertz). Semakin besar nilainya, semakin cepat proses eksekusi pada komputer.







Fungsi
 - Tempat mengatur semua instruksi program pada komputer.
 - Pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.


HARDDISK Adalah komponen yang berbentuk persegi empat yang berisi platter atau piringan yang mirip dengan piringan hitam, head, papan elektronik, motor penggerak, dan komponen lainnya, yang dilapisi atau dibungkus oleh casing yang kuat.







Fungsi
- Salah satu alat booting computer.
- Media penyimpanan operation system (OS) yang digunakan pada komputer
- Media penyimpanan semua data dalam kapasitas yang besar pada komputer


Video Adaptor atau GPU Merupakan komponen hardware komputer yang menghubungkan peralatan pemrosesan grafis dengan peralatan output berupa monitor. Pada komputer lama, pemrosesan grafis dilakukan oleh prosesor utama. Namun, seiring perkembangan teknologi komputer saat ini, telah didesain Komponen hardware video adaptor dengan memiliki prosesor sendiri yang disebut GPU (graphic processor unit) atau chipset dan memori internal sehiingga beban kinerja prosesor utama menjadi lebih berkurang.

Fungsi
- Port penghubung peralatan proses data dengan peralatan output berupa layar/monitor
- Memaksimalkan fungsi layar sehingga dapat menampilkan grafis dalam resolusi dan kualitas warna yang terbaik.
- Dapat mempercepat semua kinerja software operation system (Windows)



Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer.




Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:
 - Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.
 - Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
 - Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire


Adalah tempat dimana ita dapat menempelkan atau memasang segala komponen komputer yaitu motherboard, power supply, RAM, VGA, dll agar menjadi satu.
Read More …